Tag Archives: neraka

Masuk surga semudah masuk neraka

Masih terkait soal sumbu pendek, kafir mengkafirkan dan siapa yg berhak masuk surga atau neraka yg sering diposting didinding sampai bikin merinding membuat saya googling biar kepala tidak pening.

Ini hanya opini tanpa ilmu yang belum tentu benar dan tidak perlu diributkan.

Insya Allah muslim yg memilih Ahok dan yg tdk memilih Ahok akan masuk surga, karena masuk surga itu mudah, wanita pelacur yang kasih minum anjing bisa masuk surga, buang duri / ranting di jalan bisa masuk surga, dan hal remeh lainnya yang bisa kita dapatkan dalam hadist, cuma entah berapa lama kita harus di azab di neraka sebelum dimasukan ke surga, sebab masuk neraka juga mudah, jangankan karena issue yg lagi ramai ini, gara2 ngasih sesembahan seekor lalat juga bisa masuk neraka, ahli ibadah yg lalai mengurus kucingnya bisa masuk neraka juga, dan hal remeh lainnya yang bisa kita dapatkan dalam hadist. bahkan kalau tidak salah ingat saya pernah membaca suatu riwayat dimana kyai sholeh mampir juga ke neraka gara2 sekali dlm hidupnya membersihkan giginya menggunakan kayu kecil yg diambil dari dinding kayu rumah orang lain, tentunya Insya Allah ahli ibadah itu juga akhirnya masuk surga. Karena Rasulullah tidak ridho umatnya tertinggal di neraka, saat pintu-pintu surga dan neraka sudah tertutup, Rasulullah masih akan meminta malaikat jibril mengorek ngorek isi neraka, Rasulullah akan memberikan syafaat nya kepada muslim yang walau dalam hidupnya menyepelekan dan meremehkan beliau tetapi masih memiliki keimanan walaupun hanya sebesar dzarah. Hanya sedikit umat Rasulullah yang termasuk firqotun najiyah, orang-orang yang akan masuk surga tanpa di hisab dan di azab, cuma 70.000 orang. “Mereka itu adalah orang yang tidak minta diruqyah, tidak melakukan kay dan tidak melakukan tathayyur serta mereka bertawakkal hanya kepada Rabb mereka”. Sempat terfikir juga kenapa ruqyah dan kay hal-hal yang sepertinya sangat sepele dan setahu saya tidak dilarang dalam agama, kesimpulan saya untuk masuk firqotun najiyah haruslah orang yang tidak ada setitik pun keraguannya akan kebesaran Allah, tidak ada setitikpun keinginan untuk meminta kepada selain Allah, hanya bertawakkal kepada Allah. Seperti apa yang disampaikan Mu’adz bin jabal rodhiyallahu ‘anhu : Saya pernah membonceng Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam di atas himar, beliau berkata kepada saya, “Tahukah engkau apa hak Allah atas hamba-hambaNya dan apa hak hamba atas Allah?” Saya berkata, “Allah dan RosulNya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Hak Allah atas hambaNya ialah agar mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun. Dan hak hamba atas Allah ialah tidak diadzab selama dia tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.”

Ah.. sangat ingin saya dan pastinya semua muslim bisa jadi bagian yang 70.000 itu, tapi term and condition nya sangat ketat, kita mungkin tidak menyekutukan Allah dengan berhala dan sembahan lainnya, tapi masih sering meyekutukanNya dengan pekerjaan, keluarga, dan hal-hal duniawi lainnya. Tanpa maksud meremehkan siksa neraka yang level terendah pun kita tidak akan mampu menahannya, ayo kita berlomba lomba secepat mungkin masuk surga (bukan nyuruh mati cepat loh) dan jangan berlama lama di neraka, karena Sabda Rasulullah yang terakhir masuk surga akan mendatangi surga dengan merangkak dan sesampainya di surga akan kecewa dan dia tidak percaya itu surga, karena tidak seperti yang di bayangkan, surga yang dia dapatkan hanyalah 10 kali kenikmatan dunia saja. Tapi pada akhirnya Allah itu Ar rahman dan Ar rahim, adalah hak prerogative Allah soal surga dan neraka dan siapa2 saja yang akan di azab, kita hanya berusaha terus mengambil hatiNya. #Bengalon, 010317

Wallahu a’lam bishawab.