Turkey

Serba Serbi Kalkun

Kenapa kita menyebutnya Kalkun?  Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belanda”kalkoen” yang diambil dari nama kota Kalikut di India. Tapi apa benar Kalkun berasal dari Belanda. Sepertinya banyak Negara yang bingung asal ayam satu ini.

Di Amerika di sebut Turkey

Di Turki di sebut Ayam India

Di India disebut Ayam Peru

Di Arab disebut Ayam Yunani

Di yunani disebut Ayam Prancis

Di Perancis disebut Ayam India

Dimalaysia di sebut ayam Belanda

Dibelanda di sebut ayam Kalkoen (Kalikut India Juga)

Sepertinya tersangka utamanya adalah “India”. Selain Turki, Perancis dan Belanda, banyak negara-negara lain yang menyebut ayam Kalkun sebagai Ayam India. Jepang dan China memiliki sebutuan yang agak unik, Dalam bahasa jepang disebut shichimenchō atau ayam tujuh wajah?) atau chilmyeonjo dalam bahasa korea. Ini karena bagian kepala kalkun jantan yang tidak berbulu bisa berubah-ubah warna, sehingga orang menganggap wajah kalkun bisa berubah tergantung pada suasana hati. Dalam bahasa Tionghoa disebut  huoji karena kepalanya yang merah seperti warna api.

Yang benar kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.

Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.

Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata.

 

Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit dan pandai terbang.

Ketika kalkun pertama kali ditemukan di Amerika, orang Eropa salah mengenalinya sebagai burung asal Afrika Numida meleagris yang juga dikenal sebagai “ayam turki” karena diimpor dari Eropa Tengah melalui Turki. Dalam bahasa Inggris, kalkun tetap disebut sebagai “Turkey” hingga sekarang.

Nama-nama dalam berbagai bahasa dunia untuk kalkun hasil domestikasi juga mencerminkan nama negeri asal kalkun yang “eksotik” menurut orang zaman dulu. Sekaligus terlihat kebingungan orang zaman dulu tentang negara asal kalkun. Pada waktu itu, orang percaya lokasi benua Amerika yang baru saja ditemukan terletak di Asia Timur. Selain itu, orang zaman dulu suka menamakan binatang dengan nama-nama tempat yang jauh dan eksotis supaya bisa dijual mahal.

Hubungan kalkun dan thanksgiving

Kalkun dalam Bahasa Ibrani disebut tarnegol hodu , yang secara harafiah berarti “ayam India”. Secara kebetulan, hodu (India) merupakan homonim yang juga berarti “terima kasih” (bahasa Inggris: “thanks”). Sehingga sering ada salah pengertian, “tarnegol hodu” dikira berarti “ayam untuk Thanksgiving”. Nah loh…

Reproduksi aseksual

Kalkun diketahui mempunyai kemampuan unik dalam melakukan reproduksi aseksual. Walaupun tidak ada kalkun pejantan, kalkun betina bisa menghasilkan telur yang fertil (subur). Anak kalkun yang dihasilkan sering sakit-sakitan dan hampir selalu jantan. Perilaku ini bisa mengganggu proses inkubasi telur di peternakan kalkun. Di Gigafarms kalkun selalu di kawinkan dengan pejantannya, kalau aseksual kasihan anaknya nanti kalau tanya, “mah, bapak mana?”.

Fosil kalkun

Sebagian besar jenis-jenis kalkun sekarang sudah tinggal fosil saja. Subfamilia Meleagridinae diketahui berasal dari zaman Miosen awal dan mempunyai genus Rhegminornis (zaman Miosen awal) dan Proagriocharis (zaman Miosen akhir/Pliosen awal). Fosil kalkun yang genusnya tidak diketahui tapi mirip dengan Meleagris diketahui berasal dari zaman Miosen akhir.

Daftar kalkun yang hanya diketahui dari fosil saja:

  • Meleagris sp. (zaman Pliosen awal)
  • Meleagris leopoldi (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris progenes (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris sp. (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris anza (zaman Pleistosen awal)
  • Meleagris californica (zaman Pleistosen akhir)
  • Meleagris crassipes (zaman Pleistosen akhir)

Hmmm… jaman flintstone kalkunnya seperti apa ya?

Seleksi Benih Kalkun

Pemilihan bibit kalkun adalah penentuan yang sangat vital karena dapat berakibat fatal serta perlu mendapat perhatian penuh, karena apabila salah pilih bibit bisa saja bibit itu membawa gen cacat atau lemah dari orang tuanya.

Bibit kalkun yang baik salah satunya ditandai dengan pertumbuhan yang cepat, nafsu makan yang tinggi, bebas penyakit, dan sehat. Sebaiknya pilihlah bibit kalkun dari kerabat dekat yang berpengalaman dalam pemeliharaan kalkun dan terpercaya.

Karakteristik kalkun sehat :

  • Nafsu makan yang baik
  • Warna kotoran normal (tidak dilarutkan putih-hijau)
  • Gerak geriknya gesit dan berasal dari indukan unggul.
  • Indukan unggul biasanya produktif serta berbadan besar.

Karakteristik kalkun kurang baik :

  • Kaki kering dan memiliki kapalan
  • Jari kering dan bengkok
  • Bulu berwarna kusam
  • Matanya melotot
  • Pandangan sayu
  • Mulut tampak seperti kemerahan dan robek
  • Sering sendirian
  • Nafsu makan menurun
  • Sayap menggantung atau “sengkleh”

Pemilihan Lokasi Budidaya Kalkun

  • Lokasi yang baik akan menjamin kelangsungan pertumbuhan dan bisnis budidaya kalkun, sebelum menentukan lokasi ideal pertanian yang harus lakukan survei pertama tentang keamanan, kenyamanan dan distribusi.
  • Pastikan peternakan aman dari manusia, hewan, dan kemungkinan ancaman bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin, dan peperangan (walah) yang akan menghancurkan bisnis peternakan kalkun.
  • Harus memilih tempat yang mudah untuk mendapatkan makanan tambahan misalnya di sekitar pantai, danau, sungai dan sawah.
  • Untuk lokasi kandang, harus dipilih pada tempat yang tidak lembab, dan jika mungkin, menghadap ke timur sehingga pas kandang di pagi hari dapat terkena sinar matahari.
  • Kalkun akan lebih sehat jika setiap hari terkena sinar matahari langsung.
  • Kandang yang menggunakan sistem lepas atau umbaran akan membuat kalkun lebih bebas bergerak, dan tentunya lebih bebas untuk kawin.

Pembuatan Kandang Kalkun

Membuat kandang dapat menyesuaikan dengan kondisi dan ukuran lahan yang ada. Hanya diusahakan agar kandang agak besar dan tidak terlalu padat, karena jika terlalu padat bulu kalkun bisa rusak. Selain itu, sering akan bertengkar di antara laki-laki dewasa (mungkin rebutan cewe), jadi jika berencana untuk membesarkan/ternak kalkun dalam jumlah besar (20-30 ekor) harus membuat area kandang dan tentu saja yang aman dan nyaman.

Penting dalam pembuatan kandang untuk mengikuti prinsip “rumahku adalah surgaku” weiit… Kandang adalah rumah tempat tinggal dan tempat untuk melindungi diri dari gangguan dari luar, jika Anda memiliki prinsip ‘rumahku adalah surgaku’ memberikan ini prinsip untuk hewan peliharaan.

Membuat mereka rumah yang ideal untuk kelangsungan hidup mereka walaupun pada akhirnya salah satu dari mereka akan dipotong kemudian dimakan atau dijual, tapi selama masih di pelihara maka harus memberikan yang terbaik untuknya.

Ukuran kandang harus sesuai dengan kondisi dan pola hidup mereka, jika mungkin membuat kandang sesuai dengan latar belakang kehidupan mereka sehingga penduduk tumbuh dengan maju sempurna akan menguntungkan Sistem perkandangan yang baik adalah harus memiliki ruang untuk kegiatan mereka seperti istirahat, bermain -main, dan kegiatan lainnya seperti makan khusus yang selalu tetap bersih.

Untuk di giga farms sendiri, kalkukn – kankun hanya dapat perlakukan khusus saat masih kecil, kalkun – kalkun kecil di beri pakan dan kandang yang hangat. Saat beranjak dewasa kalkun-kalkun akan di lepas bebas, free as a bird, dan di beri pakan hanya pagi dan sore hari.

 

Wassalam

stop in at GigaFarms to taste something out of the ordinary