Celoteh Malam

Wis arep tekan jam 02.00, celingak celinguk ra iso turu, liat tv sdh tidak ada yg menarik.. nonton UFC yang dulu bisa jadi hiburan lama2 ko yo mesake liat orang gedabak gedebuk saling pukul.. golek tenar.. karo golek money..

Kelingan bang Fierman AD Steel .. yg sore tadi sowan.. ngobrol ngalor ngidul.. mulai dari soal ngurusin paguyuban dan niat ikhlas membantu teman2.. sampai ngobrolin apa itu indonesia..polinesia dan melanesia.. mulai dari animisme.. hinduisme budhaisme..islamisme sampai jesusisme..

Memang dalam kehidupan sehari hari.. sekecil apapun.. kalau coba di renungkan semua kejadian pasti ada hikmahnya.. ada pelajaran yang bisa di ambil..

Dari obrolan tidak penting tadi.. dalam asumsi saya pribadi, terpikir bagaimana kita memang terbiasa terkotak-kotak, kita tidak lagi menghargai nilai-nilai, tapi menghargai golongan-golongan… Seperti pepesan kosong dengan bang firman tadi, mulai dari cerita terpecahnya umat islam.. ada sunni.. syiah.. khawarij, yang terjadi diawali perseteruan antara khalifah ali bin abi thalib dan muawiyah (tentunya akan banyak yang tidak sefaham, seperti peran abdullah bin saba dalam perpecahan tersebut), yang membuat islam terkotak-kotak.. lalu merembet ke cerita kotak islam mana sebenernya yang dulu di bawa ke nusantara.. lalu merembet lagi dengan cerita tercampurnya antara kotak islam yang di bawa dan bercampur dengan kearifan lokal dan membentuk kotak-kotak baru.

Yah namanya pepesan kosong.. saya juga gak mau kalah. Lihat bang firman yang fasih berkisah saya pun tanpa sadar menanggapi bahwa semua itu sudah sunnatullah, di masa minim informasi dulu sangatlah wajar jika karena suatu proses yang panjang, satu pemahaman berbaur dengan pemahaman lain lalu menjadi kotak pemahaman baru, sama wajarnya dengan satu sumber yang sama karena kepentingan yang berbeda lalu terkotak kotak menjadi pemahaman yang berbeda, sebagai mana pecahnya antara syiah.. sunni… khawarij.. yang mohon maaf menurut pendapat saya pribadi tidak lepas juga dari kepentingan politik dan kekuasaan. Dan di era informasi seperti sekarang ini, insya Allah perlahan kita semua pelan-pelan mulai bisa menarik benang merah dan menyadari bahwa perbedaan-perbedaan yang ada sesungguhnya hanyalah produk kepentingan dunia, dan seperti harapan bang firman, semuanya akan menuju satu lagi dengan al qur’an sebagai pedomannya. Tapi sebelum semua itu tercapai, harapan sederhana hanyalah agar semua (termasuk saya) bisa lebih menghargai perbedaan, dan yang paling penting lagi kita tidak mudah meng kotak an orang, tidak lagi mengatakan orang yang tidak mau memaki maki anjing adalah anjing, orang yang ngelus-ngelus kambing adalah kambing, tidak menggugat sapi yang berfoto bersama kerbau adalah sapi pembelot.#120817

wallahualam

Masuk surga semudah masuk neraka

Masih terkait soal sumbu pendek, kafir mengkafirkan dan siapa yg berhak masuk surga atau neraka yg sering diposting didinding sampai bikin merinding membuat saya googling biar kepala tidak pening.

Ini hanya opini tanpa ilmu yang belum tentu benar dan tidak perlu diributkan.

Insya Allah muslim yg memilih Ahok dan yg tdk memilih Ahok akan masuk surga, karena masuk surga itu mudah, wanita pelacur yang kasih minum anjing bisa masuk surga, buang duri / ranting di jalan bisa masuk surga, dan hal remeh lainnya yang bisa kita dapatkan dalam hadist, cuma entah berapa lama kita harus di azab di neraka sebelum dimasukan ke surga, sebab masuk neraka juga mudah, jangankan karena issue yg lagi ramai ini, gara2 ngasih sesembahan seekor lalat juga bisa masuk neraka, ahli ibadah yg lalai mengurus kucingnya bisa masuk neraka juga, dan hal remeh lainnya yang bisa kita dapatkan dalam hadist. bahkan kalau tidak salah ingat saya pernah membaca suatu riwayat dimana kyai sholeh mampir juga ke neraka gara2 sekali dlm hidupnya membersihkan giginya menggunakan kayu kecil yg diambil dari dinding kayu rumah orang lain, tentunya Insya Allah ahli ibadah itu juga akhirnya masuk surga. Karena Rasulullah tidak ridho umatnya tertinggal di neraka, saat pintu-pintu surga dan neraka sudah tertutup, Rasulullah masih akan meminta malaikat jibril mengorek ngorek isi neraka, Rasulullah akan memberikan syafaat nya kepada muslim yang walau dalam hidupnya menyepelekan dan meremehkan beliau tetapi masih memiliki keimanan walaupun hanya sebesar dzarah. Hanya sedikit umat Rasulullah yang termasuk firqotun najiyah, orang-orang yang akan masuk surga tanpa di hisab dan di azab, cuma 70.000 orang. “Mereka itu adalah orang yang tidak minta diruqyah, tidak melakukan kay dan tidak melakukan tathayyur serta mereka bertawakkal hanya kepada Rabb mereka”. Sempat terfikir juga kenapa ruqyah dan kay hal-hal yang sepertinya sangat sepele dan setahu saya tidak dilarang dalam agama, kesimpulan saya untuk masuk firqotun najiyah haruslah orang yang tidak ada setitik pun keraguannya akan kebesaran Allah, tidak ada setitikpun keinginan untuk meminta kepada selain Allah, hanya bertawakkal kepada Allah. Seperti apa yang disampaikan Mu’adz bin jabal rodhiyallahu ‘anhu : Saya pernah membonceng Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam di atas himar, beliau berkata kepada saya, “Tahukah engkau apa hak Allah atas hamba-hambaNya dan apa hak hamba atas Allah?” Saya berkata, “Allah dan RosulNya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Hak Allah atas hambaNya ialah agar mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun. Dan hak hamba atas Allah ialah tidak diadzab selama dia tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.”

Ah.. sangat ingin saya dan pastinya semua muslim bisa jadi bagian yang 70.000 itu, tapi term and condition nya sangat ketat, kita mungkin tidak menyekutukan Allah dengan berhala dan sembahan lainnya, tapi masih sering meyekutukanNya dengan pekerjaan, keluarga, dan hal-hal duniawi lainnya. Tanpa maksud meremehkan siksa neraka yang level terendah pun kita tidak akan mampu menahannya, ayo kita berlomba lomba secepat mungkin masuk surga (bukan nyuruh mati cepat loh) dan jangan berlama lama di neraka, karena Sabda Rasulullah yang terakhir masuk surga akan mendatangi surga dengan merangkak dan sesampainya di surga akan kecewa dan dia tidak percaya itu surga, karena tidak seperti yang di bayangkan, surga yang dia dapatkan hanyalah 10 kali kenikmatan dunia saja. Tapi pada akhirnya Allah itu Ar rahman dan Ar rahim, adalah hak prerogative Allah soal surga dan neraka dan siapa2 saja yang akan di azab, kita hanya berusaha terus mengambil hatiNya. #Bengalon, 010317

Wallahu a’lam bishawab.

Merdeka, dan tetap menjadi hamba

Merdeka… konon katanya berasal dari kata maharddhika (mahardika) yang kalau kita lihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia maka artinya adalah Berilmu (cerdik, pandai, bijak), berbudi luhur dan bersifat bangsawan… orang merdeka memang harus berilmu dan disertai juga dengan budi yang luhur, karena hakikatnya kemerdekaan kita dibatasi dengan kemerdekaan orang lain dan penuh tanggung jawab… Bersifat bangsawan, karena orang merdeka memiliki hak dalam lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik.

Kemerdekaan kita di batasi dengan kemerdekaan orang lain, dan yang paling penting orang merdeka haruslah sekaligus menjadi hamba.

Ada kisah menarik tentang seorang sufi ahli hadist ternama, bisyr al hafi, al hafi sendiri maknanya tidak beralas kaki. Ada versi lain tentang kisah awal keimanan beliau, tapi saya selalu suka versi yg ini :

Dikisahkan  ada orang shalih (beberapa riwayat menyebutkan orang shalih tersebut adalah putra  imam jafar as sadiq) sedang melewati rumah bisyr yang sedang hura-hura dan berpesta. Saat orang shalih lewat di depan rumah bisyr keluarlah budak wanita milik bisyr hendak membuang sampah. Orang shalih bertanya kepada budak tersebut “ yang tinggal di rumah ini apakah orang Merdeka atau hamba/budak?”. Budak wanita tersebut menjawab bahwa yang tinggal tentu saja orang merdeka. Lalu orang shalih berkata “bener jawbanmu, karena jika orang ini seorang hamba tentu dia takut akan tuannya dan tidak akan berfoya-foya seperti ini”.

Bisyr menanyakan kepada budak wanita tersebut kenapa lama di luar, dan budak wanita tsb menceritakan tentang pertemuannya dengan orang shalih tersebut.

Tanpa sempat mengenakan sandalnya bisyr mengejar orang shalih tersebut dan menanyakan kembali tentang apa yang di katakan orang shalih ke budak wanitanya.

Saat orang shalih menjelaskan hakikat bahwa manusia hanyalah hamba Allah, seketika itu Bisyr pun menempelkan pipinya ke tanah, sambil berkata, “Wahai tuan, pemilik rumah itu seorang hamba/budak.” Setelah itu ia senantiasa berjalan tanpa sandal hingga ia dikenal dengan sebutan bisyr al hafi, bisyr yang tak bersandal.

Banyak orang bertanya kepada Bisyr, “Mengapa kamu selalu tidak memakai sandal?”

Bisyr menjawab, “Karena Tuhanku tidak berkenan menemuiku saat aku beralas kaki, Tuhanku malah menemui  saat aku tidak mengenakan alas kaki. Aku akan terus bersikap demikian ini sehingga ajal menjemputku’.”

Merdeka… tapi jangan lupa kita adalah seorang hamba…#170817

Wallahualam

ADAB TERHADAP HEWAN, TERMASUK HEWAN KURBAN

Menjelang hari raya Iedul Adha banyak kita jumpai pedagang hewan kurban dadakan, sebelum kita memilih hewan kurban perlu kita fahami juga bahwa yang utama bukanlah daging atau darah yang mengalir setelah penyembelihan. Yang terpenting yang Allah harap dari ibadah kurban adalah takwa dan keikhlasan kita.

Allah Ta’ala berfirman,

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj: 37)

Karena sesungguhnya hewan  kurban tersebut adalah sarana untuk meningkatkan ketakwaan ada baiknya kita tidak hanya memilih besar dan bagusnya hewan kurban, tetapi perlu di perhatikan juga bagaimana perlakuan terhadap hewan hewan tersebut. Ada tulisan menarik tentang Adab terhadap Hewan yang ditulis oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri

Seorang muslim beranggapan bahwa kebanyakan hewan adalah makhluk mulia, maka dari itu ia menyayanginya karena Allah sayang kepada mereka dan ia selalu berpegang teguh kepada etika dan adab berikut ini.

  1. Memberinya makan dan minum apabila hewan itu lapar dan haus, sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :

“Pada setiap yang mempunyai hati yang basah (hewan) itu terdapat pahala (dalam berbuat baik kepadaNya)” [HR Al-Bukhari : 2363]

“Barangsiapa yang tidak belas kasih niscaya tidak dibelaskasihi” [HR Al-Bukhari ; 5997, Muslim : 2318]

“Kasihanilah siapa yang ada di bumi ini, niscaya kalian dikasihani oleh yang ada di langit” [HR At-Tirmdzi : 1924]

  1. Menyayangi dan kasih sayang kepadanya, sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda ketika para sahabatnya menjadikan burung sebagai sasaran memanah.

“Allah mengutuk orang yang menjadikan sesutu yang bernyawa sebagai sasaran” [HR Al-Bukhari : 5515, Muslim : 1958] [Redaksi ini riwayat Ahmad : 6223]

Beliau juga telah melarang mengurung atau mengikat binatang ternak untuk dibunuh dengan dipanah/ditombak dan sejenisnya , dan karena beliau juga telah bersabda. “Siapa gerangan yang telah menyakiti perasaan burung ini karena anaknya? Kembalikanlah kepadanya anak-anaknya”. Beliau mengatakan hal tersebut setelah beliau melihat seekor burung berputar-putar mencari anak-anaknya yang diambil dari sarangnya oleh salah seorang sahabat” [HR Abu Daud : 2675 dengan sanad shahih]

  1. Menyenangkannya di saat menyembelih atau membunuhnya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan ihsan (berbuat baik) atas segala sesuatu, maka apabila kalian membunuh hendaklah berlaku ihsan di dalam pembunuhan, dan apabila kalian menyembelih hendaklah berlaku baik di dalam penyembelihan, dan hendaklah salah seorang kamu menyenangkan sembelihannya dan hendaklah ia mempertajam mata pisaunya” [HR Muslim : 1955]
  2. Tidak menyiksanya dengan cara penyiksaan apapun, atau dengan membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menempatkn dalam kandang yang tidak layak, menyiksanya atau membakarnya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Seorang perempuan masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati, maka dari itu ia masuk neraka karena kucing tersebut, disebabkan ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat ia mengurungnya, dan tidak pula ia membiarkannya memakan serangga di bumi” [HR Al-Bukhari : 3482]

Ketika beliau berjalan melintasi sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda.

“Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api” [HR Abu Daud : 2675, hadits shahih]

  1. Boleh membunuh hewan yang mengganggu, seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lainnya, karena beliau telah bersabda, ” Ada lima macam hewan fasik yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas dan rajawali” [HR Muslim : 1198]. Juga ada hadits shahih yang membolehkan membunuh kalajengking dan mengutuknya.

 

  1. Boleh memberi wasam (tanda/cap) dengan besi panas pada telinga binatang ternak yang tergolong na’am untuk maslahat, sebab telah diriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi wasam pada telinga unta shadaqah dengan tangan beliau yang mulia. Sedangkan hewan lain selain yang tergolong na’am (unta, kambing dan sapi) tidak boleh diberi wasam, sebab ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat ada seekor keledai yang mukanya diberi wasam beliau bersabda, “Allah mengutuk orang yang memberi wasam pada muka keledai ini” [HR Muslim : 2117]

 

  1. Mengenal hak Allah pada hewan, yaitu menunaikan zakatnya jika hewan itu tergolong yang wajib dizakati.

 

  1. Tidak boleh sibuk mengurus hewan hingga lupa taat dan dzikir kepada Allah. Sebab Allah telah berfirman.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah” [Al-Munafiqun : 9]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun telah bersabda berkenaan dengan kuda : “Kuda itu ada tiga macam. Kuda bagi seseorang menjadi pahala, kuda bagi seseorang menjadi pelindung dan kuda bagi seseorang menjadi dosa. Adapun kuda yang mendatangkan pahala adalah kuda seseorang yang dipangkal untuk fisabilillah, ia banyak berdiam di padang rumput atau di taman. Maka apa saja yang dimakan oleh kuda itu selama dipangkal di padang rumput atau di taman itu, maka pemiliknya mendapat pahala-pahala kebajikan. Dan sekiranya ia meninggalkannya lalu mendaki satu atau dua tempat tinggi, maka jejak dan kotorannya menjadi pahala-pahala kebajikan baginya. Maka dari itu kuda seperti itu menjadi pahala bagi pemiliknya. Kuda yang diikat oleh seseorang karena ingin menjaga kehormatan diri (tidak minta-minta) dan ia tidak lupa akan hak Allah Subhanahu wa Ta’ala pada leher ataupun punggung kuda itu, maka kuda itu menjadi pelindung baginya. Dan kuda yang diikat (dipangkal) oleh seseorang karena kebanggaan, riya dan memusuhi orang-orang Islam, maka kuda itu mendatangkan dosa baginya” [HR Al-Bukhari : 2371]

Itulah sederet adab atau etika yang selalu dipelihara oleh seorang muslim terhadap hewan karena taat kepada Allah dan Rasulnya, sebagai pengamalan terhadap ajaran yang diperintahkan oleh syari’at Islam, syari’at yang penuh rahmat, sayari’at yang serat dengan kebaikan bagi segenap makhluk, manusia ataupun hewan.

[Disalin dari kitab Minhajul Muslim, Edisi Indonesia Konsep Hidup Ideal Dalam Islam, Penulis Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri, Penerjemah Musthofa Aini, Amir Hamzah, Penerbit Darul Haq]

Sumber: https://almanhaj.or.id/370-adab-terhadap-hewan.html

 

HIJAUAN, PAKAN TERNAK TERBAIK

Hal yang mambuat ternak kambing cepat berkembang dengan baik adalah pakan, pakan ini sebagian besar pada pakan hijauan seperti rumput-rumputan  dan leguminosa dengan jumlah yang diberikan sekitar 70% sampai dengan 90% dari jumlah ransum. Di Giga Farms sengaja tidak memberikan pakan fermentasi yang konon katanya bisa mempercepat pertumbuhan kambing, Gigafarms lebih memilih kambing menikmati pakan sesuai kodratnya.

Dengan Pakan Alami untuk mencapai hasil yang maksimal dari ternak kita, maka sudah sewajarnya kita memilih hijauan yang bermutu, cara menanam, cara meningkatkan mutu dari pakan yang mempunyai nilai nutrisi tinggi dan cara memberikankan pada ternak kambing kita.

Pemberian Pakan yang baik dengan mempertimbangkan:

  1. Kambing dikasih pakan hijauan yaitu pakan yang telah dicampur rumput dan leguminosa yang total pemberiannya sesuai dengan keadaan fisiologi ternak, yang dapat dilihat pada table 1.
  2. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ternak kambing dapat diberikan kosentrat atau pakan penguat yang bukan hasil fermentasi seperti dedak, bekatul, ampas tahu, jagung giling (tepung jagung), gaplek, bungkil kedelai, bungkil kelapa,bungki sawit, dll, sesuai status fisiologis ternak yang dapat dilihat pada table 2.

TABEL 1. PEMBERIAN PAKAN TERNAK DOMBA/KAMBING

No Status Fisiologis/kondisi ternak Hijauan Penguat /
Rumput Daun Legum konsentrat
% % Kg
1 Betina  dewasa 75 25 0,25
2 Sedang Tumbuh 60 40 0,25
3 Betina Bunting 60 40 0,40
4 Betina Menyusui 50 50 0,45
5 Pejantan Dewasa / Pemacek 75 25 0,50

 

Pakan hijauan yang di budidayakan di Gigafarsm antara lain :

  1. Gamal (Gliricidia Sepium)

Banyak penamaan berbeda di banyak daerah untuk gliricidia ini sbb: Gamal (Indonesia), Lirikside, liriksidia, Wit Sepiung (Jateng), Johar Gembiro Loka (DIY). Jawa Timur: Kelorwono, Joharlimo, Johar Bogor. Sunda: Cebreng, Cepbyer (Jabar), Kalikiria (Ciamis), Angrum (Garut), Ujan-Ujanan (betawi).

Gamal di sekitar kandang Giga Farms

Gliricidia kaya akan protein (20 – 26% CP) dan kalsium (1,2%). Kandungan seratnya tinggi (45% NDF) yang membuatnya sangat bagus sebagai sumber hijauan untuk ternak ruminansia. Permasalahan pada ternak hanya sebatas palatabilitasnya (kesukaan) saja, mengingat gamal ini memiliki bau menyengat, untuk mengatasinya sebelum diberikan sebaiknya dijemur atau dilayukan dan untuk membiasakan berikan pada saat ternak dalam kondisi lapar.

Budidaya gliricidia bisa dilakukan dengan penanam biji polong yang sudah tua ataupun dengan penanaman stek dari batangnya. Pemotongan pertama pohon gamal dianjurkan setelah tanaman berumur 1 tahun. Selang waktu atau interval pemotongan selanjutnya setiap 3 bulan sekali. Rata-rata produksi hijauan segar berkisar 2-5 kg per potong per pohon.

Sistem pemangkasan dua kali selama musim hujan dan dua kali selama musim kering dapat mengurangi peranggasan daun gamal sehingga gamal akan tetap menghijau sepanjang tahun (Nitis et al., 1991).

  1. Rumput Odot (Pennisetum purerium)

Sebagai perternak, menyediakan pakan yang secara continue merupakan suatu keharusan.  Salah satu solusi  hijauan pakan ternak yang dikembangkan di Gigafarms yaitu rumput gajah jenis cvmott (Pennisetum purerium) cvmott, atau lebih umum dikenal dengan sebutan Rumput Odot.

Anggi merawat bibit Rumput Odot
Rumput Odot siap panen

 

 

Penamaan Odot sendiri berasal dari nama Pak Odot, peternak yang membawa rumput tersebut dari Malaysia. Jenis rumput ini belum banyak diketahui masyarakat kita, padahal mempunyai potensi yang sangat tinggi rumput odot sebagai pakan ternak seperti sapi, kambing, domba dll.  Rumput odot sebagai pakan ternak jenis ini berbeda dari rumput Gajah(king grass) yang umumnya  ditanam dan dibudidayakan oleh para peternak sekarang ini. Rumput gajah atau king grass  umum tingginya sekitar 4,5 m, sedangkan rumput odot hanya dapat mencapai 1 meter, rumput odot ini  sangat mirip dengan pandan yang daunnya rapat-rapat. Dengan keadaan seperti ini, rumput odot sangat efisien dalam hal pemakaian lahan untuk penanaman.

Petani Rumput Odot..

Kalau kita ada tanah atau lahan 1 m/ persegi rumput gajah biasa hanya menghasilkan sekitar 29,5 kg/tahun, maka untuk rumput odot sebagai pakan ternak dapat mencapai sekitar 36kg/tahun. Hampir semua bagian rumput odot bisa dimakan, sedangkan rumput gajah biasa hanya sekitar 60-70 % saja.

Berdasarkan hasil tes uji analisis laboratorium, kandungan nutrisi, rumput odot sebagai pakan ternak juga mempunyai nilai persentase persentase yang tinggi. Berikut ini adalah tabel nutrisi dari rumput odot

Tabel 2. Komposisi Nutrient Rumput Odot

No Uraian Nilai Nutrisi
%
1 Protein Kasar (PK) 17 – 19
2 Protein Kasar (PK) daun 17 – 19
3 Protein Kasar (PK) batang 8,1
4 Kadar Lemak kasar daun 2,72
5 Kadar Lemak kasar batang 90,1
6 Digestibility daun 72,68
7 Digestibility daun 62,56
8 Lignin 2,5

 

Dari table diatas menunjukkan bahwa potensi Rumput Odot sebagai pakan ternak bisa memenuhi kebutuhan gizi ternak. Oleh karena  itu rumput odot sangat baik sebagai pakan ternak untuk pemeliharaan jangka panjang (lebih dari 6  bulan) baik dengan hanya memakai pakan hijauan saja ataupun untuk penggemukan yang ditambah dengan pakan penguat atau konsentrat.

Dari hasil penelitian beberapa peneliti IPB, dan uji coba tanam yang dilakukan Qiara Intsitute yang dikelola para dosen serta alumni IPB,  hasil produksi rumput Odot dapat mencapai lebih dari 60 ton per hektar. Hasil panen pertama pada saat umur rumput odot sekitar 3-4 bulan, berikutnya bisa kita setiap sekitar 50-60 hari. Rumput odot bisa disimpan sampai 3 hari tanpa adanya perlakuan khusus, dan masih dapat dimakan ternak dengan lahap.

Ciri-Ciri Rumput Odot yaitu:

  • Mempunyai laju pertumbuhan yang cepat seperti rumput gajah
  • Berumpun dan bertunas atau rhizoma
  • Rumput odot mempunyai akar yang kuat dan dalam
  • Daunnya  dan batang halus tidak berbulu
  • Batangnya rumput ini lunak dan lembut sehingga sangat  mudah dimakan ternak, tanpa perlu dicacah terleih dahulu dan  ternak kita tentunya akan sangat lahap untuk memakannya
  • Mempunyai kadar air sekitar 80%, sehingga ternak kita terhindar dari dehidrasi.
  1. Murbei/Mulbery (Morus Alba)
Murbei / Mulbey

Protein merupakan salah satu nutrien yang menjadi faktor penentu tingkat produktivitas ternak termasuk kambing dandomba. Namun pada umumnya bahan pakan sumber protein yang berasal dari kacang-kacangan maupun hasil samping industri pertanian harganya mahal sehingga terkadang tidak terjangkau oleh daya beli peternak skala kecil maupun yang berada dipedesaan. Dilain pihak, ternak ruminansia mempunyai kelebihan dibandingkan dengan ternak nonruminansia dalam hal pemanfaatan sumber protein dari hijauan untuk mencukupi kebutuhan akan protein. Oleh karena itu, meningkatkan produktivitas domba dan kambing, perlu dicari alternatif sumber protein yang murah dan tersedia sepanjang tahun. Tanaman murbei dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah iklim tropis seperti Indonesia. Hijauan dari tanaman murbei mempunyai kandungan protein yang tinggi (>20%) sehingga sangat potensial untuk digunakan sebagai sumber protein hijauan pada pakan kambing dan domba. Suplementasi hijuan murbei pada pakan domba dapat meningkatkan total konsumsi bahan kering sebesar 22,5% dan dibarengi dengan peningkatan kenaikan bobot badan harian domba sebesar 85% dibandingkan pakan yang tidak disuplementasi dengan hijuan murbei.

Komposisi Nutrien Daun Murbei

Informasi potensi produksi tanaman murbei telah banyak dilaporkan, namun informasi tersebut terkait dengan kebutuhan daun murbei sebagai pakan ulat sutera.Penelitian pemanfaatn murbei sebagai pakan ternak baru dijumpai sebagian kecil di India, Jepang dan Korea. Percobaan pemanfaatan daun murbei sebagai pengganti konsentrat unggas di Jepang telah dilaporkan oleh Machii et al (2002), sedangkan untuk bahan pakan ternak ruminansia, penelitian telah dilakukan antara lain oleh Singh dan Makkar (2002), yang meakukan pengujian secara in vitro. Sanchez (2002) melaporkan bahwa di Indonesia, tanaman murbei baru digunakan sebagai pakan ulat sutera, sedangkan penelitian atau pemanfaatan daum murbei sebagai pakan ternak belum dijumpai. Kondisi yang berbeda terjadi di Negara-negara bagian Amerika yang telah menggunakan daun murbei sebagai bahan pakan ternak.

Tanaman murbei mempunyai potensi sebagai bahan pakan yang berkualitas karena potensi produksi, kandungan nutrient dan daya adaptasi tumbuhnya yang baik (Singh & Makkar, 2002). Produksi daun murbei sangat bervariasi, tergantung pada varietas, lahan, ketersediaan air dan pemupukan. Martin et al (2002) melaporkan produksi biomassa murbei mencapai 25 ton BK/ha/tahun dan produksi daun sebesar 16 ton BK/ha/tahun, sedangkan Boschini (2002) melaporkan produksi daun sebesar 19 ton BK/ha/tahun.

Kandungan nutrient daun murbei meliputi 22-23% PK, 8-10% total gula, 12-18% mineral, 35% ADF, 45,6% NDF, 10-40% hemiselulosa, 21,8% selulosa (Datta et al, 2002). Kandungan nutrient daun beberapa varietas murbei disajikan pada Tabel 3. Kualitas daun murbei yang tinggi juga ditandai oleh kandungan asam aminonya yang lengkap. Pada daun murbei juga teridentifikasi adanya asam askorbat, karotene, vitamin B1, asam folat dan pro vitamin D (Singh & Makkar, 2002).

Tabel 3. Komposisi nutrien daun murbei

No Uraian Nilai Nutrisi
%
1 Air 84,28
2 Protein Kasar (PK) 20,15
3 Serat Kasar 13,27
4 Lemak Kasar 3,62
5 Abu 10,58

 

Sumber : Samsijah (1992).

Komposisi nutrien yang lengkap serta produksi daun yang tinggi, menjadikan tanaman murbei potensial dijadikan bahan pakan ternak, menggantikan konsentrat khususnya untuk ternak ruminansia (Doran et al, 2006). Selain kandungan nutriennya yang lengkap, tanaman murbei juga mengandung senyawa aktif 1-deoxynojirimycin (DNJ) yang berpotensi menjadi agen slow release RAC (Syahrir,dkk, 2010).

Senyawa DNJ ditemukan terdapat pada tanaman murbei sebanyak 0,24% (Oku et al, 2006). Senyawa ini mampu menghambat proses hidrolisis oligosakarida menjadi monomer-monomernya (Breitmeier, 1997; Arai et al,1998). Senyawa DNJ masuk ke sisi aktif enzim glukosidase (Romaniouk et al, 2004; Chapel et al, 2006), sehingga menghambat kinerja enzim untuk menghidrolisis substrat. Karena itu, senyawa DNJ diduga dapat melepas RAC secara perlahan (Syahrir,dkk, 2010). Khusus pada ternak ruminansia, mekanisme slow release RAC dalam system rumen akan menjaga kesinambungan penyediaan RAC, sehingga mikroba-mikroba penghasil enzim pencerna karbohidrat structural dapat berkembang optimal (Syahrir,dkk, 2010).

  1. Dadap / Cangkring (Erythrina variegata)

Dadap atau cangkring adalah sejenis pohon anggota suku Fabaceae (=Leguminosae). Tanaman yang kerap digunakan sebagai pagar hidup dan peneduh ini memiliki banyak sebutan yang lain. Di antaranya dadap ayam, dadap laut (Jawa), dadap blendung (Sunda.), theutheuk (Madura.), dalungdung (Bali), deris (Timor); galala itam (Maluku) dan lain-lain.

Dadap / Cangkring di Giga Farms

Pohon yang berukuran sedang, mencapai tinggi 15–20 m dan gemang 50–60 cm. Bagian kulit batang yang masih muda dan halus bergaris-garis vertikal hijau, abu-abu, coklat muda atau keputihan; batang biasanya dengan duri-duri tempel kecil (1–2 mm) yang berwarna hitam. Tajuknya serupa payung atau membulat renggang, menggugurkan daun di musim kemarau.

Daun majemuk beranak daun tiga, hijau hingga hijau muda, poros daun dengan tangkai panjang 10–40 cm.  Anak daun bundar telur terbalik, segitiga, hingga bentuk belah ketupat dengan ujung tumpul, anak daun ujung yang terbesar ukurannya, 9-25 × 10–30 cm.

Bunga-bunga tersusun dalam tandan berbentuk kerucut, di samping atau di ujung ranting yang gundul, biasanya muncul tatkala daun berguguran, menarik banyak burung berdatangan untuk menyerbukinya. Mahkota berwarna merah jingga hingga merah gelap; benderanya 5,5-8 × 8 cm, berkuku pendek, tidak bergaris putih. Polong tebal dan berwarna gelap, menyempit di antara biji-biji, 15–20 cm × 1.5–2 cm, berisi 5-10 butir biji berbentuk telur, coklat, merah atau ungu mengkilap.

Memiliki kandungan protein (dan nitrogen) yang tinggi, itulah kenapa daun dadap juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau untuk pupuk hijau. Sebatang pohon dadap yang berukuran sedang, yang dipangkas 3-4 kali setahun, dapat menghasilkan 15-50 kg hijauan pakan ternak dalam setahunnya. Sejauh ini, daun-daun dadap diketahui tidak bersifat racun (toksik) bagi ternak ruminansia. Perakaran dadap bersimbiosis dengan bakteri Bradyrhizobium mengikat nitrogen dari udara, dan meningkatkan kesuburan tanah. Kelebihan lainnya, dadap dapat digunakan sebagai pemberantas serangga.

 

Saat Kita Ragu bersedekah

Mungkin kita pernah membaca tentang bagaimana seseorang mempermasalahkan sedikit uang kembalian di minimarket, yg ditanyakan oleh kasir apakah mau disumbangkan atau tidak.

Mungkin kita pernah membaca tentang bagaimana para pengamen dan pengemis di lampu merah bisa mendapatkan begitu banyak uang, kita menghitung hitung dengan cara mengestimasi satu kali lampu merah mereka dpt sekian rupiah lalu di kalikan dalam satu hari  berapa kali lampu merah tersebut berkedip.

Mungkin kita pernah membaca bagaimana seseorang mencoba minta tolong transfer dari atm dan buntut-buntutnya ternyata orang tersebut punya niat jahat untuk menipu atau apalah.

Mungkin kita pernah membaca tulisan tulisan lain yang serupa.

Dari sisi positif tulisan tersebut bagus, untuk mengingatkan kita pentingnya berhati hati, karena memang banyak orang yang mencoba mencari uang dengan cara2 tidak baik.

Hanya sayang, lalu timbul kata-kata lebih baik tidak usah memberi, lebih baik tidak usah perduli, lebih baik dibilang pelit.. daripada mubazir memberikan uang kita kepada yang tidak berhak, lebih2 lagi daripada uang kita disalahgunakan untuk sesuatu yang tidak benar.

Lalu saya membaca sebuat tulisan, tentang bagaimana seorang pembeli yang tetap bersikap ramah, santun terhadap penjual yang bermuka masam. Sahabat si pembeli bertanya “bagaimana kamu masih bisa bersikap lemah lembut padahal penjual tersebut sudah melayanimu dengan tidak baik?”

Di jawab “ muka masam, sikap kasar dan perilaku buruk si penjual adalah sudah hak dan sifat dia, sedangkan lemah lembut, sopan santun dan mau berbuat baik adalah sikap yang coba saya amalkan, saya tidak akan mengikuti perilaku buruk dengan perilaku buruk lainnya, karena itu sama saja dengan membiarkan dia yang bukan siapa-siapa menentukan saya harus seperti apa”

Saya melihat ada korelasi antara percakapan tersebut dengan kasus-kasus diatas, bagaimana seharusnya kekhawatiran kita terhadap orang-orang yang mungkin mencari rezeki dengan cara tidak benar seharusnya tidak membuat kita menjadi orang yang tidak perduli dan enggan berbagi.

Hati-hati harus, dan mudah2an, Insya Allah, orang2 yang penuh kekhawatiran tersebut sebenarnya punya cara lain untuk mendermakan uangnya, bukan kemudian berhenti total untuk berbagi.

Teruslah berbagi, berhati-hati dalam memberi, tetapi jangan ketakutan salah sasaran membuat kita berhenti berbagi. Tuhan hanya meminta kita menilai apa yang nampak, kita tidak berhak menilai apa yang ada di dalam hati. Tentang ini Rasulullah pernah mengisahkan, bagaimana seseorang yang berniat untuk sedekah tetapi selalu salah sasaran, sedekahnya jatuh ke tangan pelacur, pencuri dan orang kaya, tetapi Allah tetap membalas amal orang tersebut sesuai niatnya.#030717

Wallahualam.